Free download

News Update :
Powered by Blogger.
Showing posts with label Agama Islam. Show all posts
Showing posts with label Agama Islam. Show all posts

Salat lima waktu

Penulis : MJH 08 on Wednesday, December 7, 2011 | 10:31 PM

Wednesday, December 7, 2011


Salat lima waktu adalah shalat fardhu (shalat wajib) yang dilaksanakan lima kali sehari. Hukum salat ini adalah Fardhu 'Ain , yakni wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang telah menginjak usia dewasa ( pubertas ), kecuali berhalangan karena sebab tertentu.
Salat lima waktu adalah salah satu dari lima rukun Islam . Allah menurunkan perintah shalat ketika peristiwa Isra 'Mi'raj .
sholat fardhu Kelima salat lima waktu tersebut adalah:
  1. Shubuh , terdiri dari 2 raka'at . Waktu Shubuh diawali dari munculnya fajar shaddiq , yakni cahaya putih yang melintang di ufuk timur. Waktu shubuh berakhir saat terbitnya matahari.
  2. Zhuhur , terdiri dari 4 raka'at . Waktu Zhuhur diawali jika matahari telah tergelincir (condong) ke arah barat, dan berakhir ketika masuk waktu Ashar.
  3. Ashar , terdiri dari 4 raka'at . Waktu Ashar diawali jika panjang bayang-bayang benda melebihi panjang benda itu sendiri. Khusus untuk madzab Imam Hanafi , waktu Ahsar dimulai jika panjang bayang-bayang benda dua kali melebihi panjang benda itu sendiri. Waktu Ashar berakhir dengan terbenamnya matahari.
  4. Maghrib , terdiri dari 3 raka'at . Waktu Maghrib diawali dengan terbenamnya matahari, dan berakhir dengan masuknya waktu Isya.
  5. Isya , terdiri dari 4 raka'at . Waktu Isya 'diawali dengan hilangnya cahaya merah ( syafaq ) di langit barat, dan berakhir sampai terbitnya fajar shaddiq keesokan harinya. Menurut Imam Syi'ah , Shalat Isya 'bisa dilakukan setelah mengerjakan Shalat Maghrib.
Khusus pada hari Jumat , Muslim laki-laki wajib melaksanakan shalat Jumat di masjid secara berjamaah (bersama-sama) sebagai pengganti Salat Zhuhur. Salat Jumat tidak wajib dilakukan oleh perempuan, atau untuk mereka yang sedang dalam perjalanan (musafir).
Berdasarkan hadist, dari Abdullah bin Umar ra, Nabi Muhammad bersabda: Waktu shalat Zhuhur jika matahari telah tergelincir, dan dalam kondisi bayangan dari seseorang sama panjangnya selama belum masuk waktu Ashar. Dan waktu Ashar sampai matahari belum berwarna kuning (terbenam). Dan waktu salat Maghrib selama belum terbenam mega merah. Dan waktu salat Isya 'sampai pertengahan malam bagian separuhnya. Waktu salat Subuh dari terbit fajar sampai sebelum matahari terbit . (Shahih Muslim)
comments | | Read More...

SALAH SATU CONTOH ORANG ORANG YANG BERIMAN





Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS: AT Taubah:18)
comments | | Read More...

NAMA-NAMA MALAIKAT YANG WAJIB KITA KETAHUI.R.ISLAM,R.IMAN

Penulis : MJH 08 on Tuesday, November 15, 2011 | 2:43 AM

Tuesday, November 15, 2011




NAMA-NAMA MALAIKAT YANG WAJIB KITA KETAHUI
1. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu dari Allah SWT.
2. Malaikat Isrofil bertugas meniup sangkakala penanda hari kiamat telah tiba.
3. Malaikat Izroil bertugas mencabut nyawa.
4. Malaikat Rokib bertugas memcatat segala perbuatan amal baik atau kebajikan seseorang.
5. Malaikat Atit bertugas mencatat segala perbuatan buruk, bejat dan dosa seseorang.
6. Malaikat Mungkar bertugas menanyakan seseorang di alam kubur tentang segala perbuatannya selama hidup di dunia.
7. Malaikat Nakir bertugas menanyakan seseorang di alam kubur tentang segala perbuatannya selama hidup di dunia. Sama dengan job desc malaikat Munkar
8. Malaikat Mikail bertugas memberikan dan menyampaikan rejeki / rizki.
9. Malaikat Malik bertugas menjaga pintu surga
10. Malaikat Ridwan bertugas menjaga pintu neraka
Rukun Islam ada lima :
(1) Mengucap dua kalimah syahadat
(2) Shalat lima waktu
(3) Menunaikan zakat
(4) Berpuasa sebulan dalam bulan Ramadhan 
(5) Menunaikan haji ke Baitullah (Makkah)
Bila mampu 
Rukun Iman ada enam :
(1) Beriman kepada ALLAH SWT
(2) Beriman kepada Malaikat-malaikat
(3) Beriman kepada Kitab-kitab
(4) Beriman kepada Rasul-rasul
(5) Beriman kepada Hari Kiamat
(6) Beriman kepada Qada dan Qadar


comments | | Read More...

SEJARAH SINGKAT 25 RASUL



                                              SEJARAH SINGKAT 25 RASUL

25 rosul

NABI ADAM AS
Dikatakan hidup sekitar 930 tahun merupakan manusia pertama yang bergelar khalifah Allah dimuliakan dan ditinggikan
 derajatnya menjadi nabi yang pertama. Beliau diutus kepada anak cucunya agar menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa
. Maka diantara mereka ada yang taat dan ada pula yang membangkang.

NABI IDRIS AS
Merupakan keturunan Nabi duduk sebagai. Diutus oleh Allah kepada anak cucu Qabil agar bertobat dan menyembah Allah SWT
, namun mereka terus menerus membangkang perintah Allah

NABI NUH AS
Merupakan keturunan Nabi Idris as. yang diutus Allah kepada kaum kafir. Beliau menyerukan agar semua manusia menyembah
 Allah, tetapi ajakan Nuh ditolak, akhirnya orang-orang yang ingkar atau kafir itu tenggelam dalam banjir yang besar.

NABI HUD AS
Adalah keturunan Yafit bin Nuh, bertempat tinggal di Hadharal Maut Utara. Beliau diutus Allah kepada kaum Aad karena bangsa
 itu menyembah patung. Kemudian Nuh menyuruh mereka agar menyembah Allah, tetapi mereka ingkar, akhirnya mereka
menerima siksaan dengan ditimpa badai dan udara yang sangat dingin selama tujuh hari delapan malam.

NABI SALLEH AS
Merupakan keturunan Sam bin Nuh yang diutus Allah kepada bangsa Tsamud disebelah selatan Palastin. Kebudayaan mereka
sudah tinggi tetapi mereka menyembah dewa dan patung, kemudian Nabi Saleh menyuruh kepada mereka agar menyembah
Allah, sebagian besar bangsa Tsamud menolak untuk memeluk agama Allah. Mereka ingkar kepada larangan Nabi Saleh.
 Pada hari pertama muka mereka berwajah kuning, hari kedua menjadi merah, hari ketiga menjadi hitam, akhirnya mereka
disambar petir.


NABI IBRAHIM AS
Juga keturunan Sam bin Nuh yang diutus Allah kepada kaum Namrudz di negeri Babilonia sekitar 4000 tahun sebelum Masehi.


NABI LUTH AS
Adalah bersaudara dengan Ibrahim yang diutus kepada kaumnya di negeri Sadum, agar kaumnya menyembah Allah SWT,
namun mereka ingkar. Allah SWT membalas keingkaran mereka dengan dibalik bumi Sadum sehingga musnah negeri tersebut.


NABI ISMAIL AS
Adalah anak Ibrahim melalui pernikahannya dengan Siti Hajar. Beliau diutus kepada bangsa Arab di negeri Yaman,
karena mereka belum kenal dengan agama tauhid atau Islam. Mereka juga diperintahkan untuk berpuasa, membayar
zakat dan menunaikan haji. Beliau memiliki 12 orang anak lelaki yang seluruhnya disebut dengan Bani Ismail atau Adnanniyun
. Dari keturunan inilah lahirnya suku Quraisy yang melahirkan Nabi Muhammad SAW.


NABI ISHAK AS
Adalah anak kandung Nabi Ibrahim melalui pernikahan dengan Sarah. Beliau diutus oleh Allah di negeri Kan'an untuk menyembah
 Allah, mengajarkan tauhid, menyuruh membayar zakat, berpuasa dan menunaikan haji. Nabi Ishaq menikah dengan Rifka dan
mendapat anak kembar yaitu ish dan Ya'kub. Nabi Ishaq wafat dalam usia 170 tahun dan dimakamkan di Baitul Maqdis daerah Palastin.


Yakub AS
Diutus oleh Allah SWT di negeri Kan'an karena penduduknya telah banyak menyembah berhala. Nabi Ya'kub mengajar kaumnya agar
menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Beliau wafat dalam usia 148 tahun dan beliau memiliki 12 orang anak lelaki.


NABI Yussuf AS
Anak Nabi Ya'kub as yang diutus sebagai nabi kepada bangsa Mesir untuk mengajarkan agama tauhid yaitu agar menyembah Allah,
 Tuhan yang Maha Esa. Disamping beliau seorang nabi ia juga seorang raja dengan dasar pemerintahannya adalah Islam.
Beliau wafat dalam usia 120 tahun dan dimakamkan di tepi sungai Nil


Nabi Ayyub AS
Anak Amus bin Tanggal bin Rum bin Ish yang diutus oleh Allah SWT ke negeri Romawi untuk mengajarkan agama tauhid yaitu
menyembah Allah SWT. Beliau wafat dalam usia sekitar 93 tahun dan dimakamkan di suatu tempat di daerah Italia.


NABI Dzulkifli AS
Adalah anak Ayub as. diutus oleh Allah SWT ke negeri Romawi. Disamping beliau seorang nabi juga seorang raja yang tetap
mengajarkan agama tauhid yaitu agar menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Ia menyerukan kepada kaumnya agar meninggalkan
 penyembahan berhala dan melaksanakan syariat Islam agar shalat dan membayar zakat.
Beliau wafat dalam usia 95 tahun dan dimakamkan di Napoli, daerah Rom Selatan.


Syuaib AS
Keturunan Nabi Luth as, diutus oleh Allah ke negeriá Madyan, Palastin Selatan agar mengajar agama tauhid yaitu menyembah
Allah SWT. zakat dan berlaku jujur kepada kaumnya. Banyak kaumnya yang tidak beriman, akhirnya mendapat bencana dari
Allah berupa gempa bumi dan kepingan awan panas dari langit.


NABI MUSA AS
Diutus oleh Allah SWT kepada kaumnya Bani Israel agar menyembah Allah, membayar zakat, berpuasa dan berlaku jujur.
 Bani Israel banyak yang ingkar sehingga mereka menyembah patung anak sapi yang dipelopori oleh Samiri. Musa.
mendapat kitab Taurat dari Allah SWT dan diberi mukjizat.


NABI HARUN AS
Diutus oleh Allah SWT kepada kaumnya Bani Israel agar menyembah Allah, membayar zakat, berpuasa dan berlaku jujur.
 Bani Israel banyak yang ingkar sehingga mereka menyembah patung anak sapi yang dipelopori oleh Samiri. Musa.
mendapat kitab Taurat dari Allah SWT dan diberi mukjizat.


NABI DAUD AS
Disediakan oleh Allah dengan kitab Zabur mengajarkan kepada kaumnya agar menyembah Allah dan mengerjakan ibadah puasa.
Nabi Daud. wafat dalam usia sekitar 100 tahun, lalu dimakamkan di Palastin.


NABI SULAIMAN AS
Adalah anak Nabi Daud. Beliau seorang nabi dan raja. Nabi Sulaiman berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kepadanya kerajaan
 yang tidak akan diperoleh seseorang pun sesudahnya. Doa beliau dikabulkan Allah, sehingga ia dapat menguasai semua makhluk
 termasuk jin dan hewan. Sulaiman mengajak semua kaumnya agar menyembah Allah dan menghindari dari mensyirikkannya.


NABI ILYAS AS
Merupakan keturunan Harun diutus Allah sebagai rasul di negeri Balbik di Lebanon Selatan karena orang Balbik banyak yang telah
menyembah berhala. Patung terbesar sembahan mereka bernama "Ba'al" dibuat dari emas. Nabi Ilyas as. mengajak kaumnya
 agar menyembah Allah SWT yaitu agama tauhid, namun banyak yang ingkar, sehingga kebanyakan mereka ditimpa
 musibah gempa. Nabi Ilyas wafat dan dimakamkan di daerah Lebanon Selatan.


Nabi Ilyasa AS
Diutus Allah SWT kepada Bani Israel, agar mengajarkan agama tauhid berdasarkan kitab Taurat dan kitab Zabur. Karena kedurhakaan
 dan pembangkangan mereka terhadap Allah dan Rasul-Nya akhirnya orang-orang yahudi dijajah oleh raja dari Babel bernama
 Nebukad Nezar. Kemudian Nebekud Nezar dikalahkan oleh Cyrus raja dari Persia. Pada tahun 70 Sebelum Masehi raja Romawi
 bernama Titus memasuki Palastiná dan merusak seluruh kota Jerusalam, kecuali Baitul Maqdis. Begitulah bangsa Yahudi
mendapat kutukan dan laknat dari Allah dan Rasul-Nya sehingga bertebaranlah mereka ke seluruh, dikutuk dan dihina oleh bangsa-bangsa lain di dunia.


NABI YUNUS AS
Keturunan Nabi Ya'kub as. diutus oleh Allah kepada bangsa Ninawa didaerah Mansul dalam pemerintah Babil. Beliau mengajak kaumnya
agar menyembah Allah, namun ajakan beliau ditentang bahkan diejek. Akhirnya Nabi Yunus meninggalkan kaumnya dan berdoa kepada
Allah agar diturunkan azab kepada mereka. Ketika tanda-tanda azab akan turun, maka seluruh penduduk menemukan nabi Yunus karena
 ingin bertobat, namun nabi Yunus telah melanjutkan pelayarannya. Mereka semuanya beriman kepada Allah dan menyesal karena
 melawan Rasul Allah. Nabi Yunus diuji Allah ketika berada didalam perut ikan Nun. Setelah kembali ke Ninawa dilihatnya mereka
semua telah beriman, maka Nabi Yunus melanjutkan dakwahnya, sehingga
negeri tersebut menjadi aman dan makmur.


NABI ZAKARIA AS
Diutus kepada bangsa Yahudi, agar mereka menyembah Allah SWT, berlaku jujur, adil dengan memegang petunjuk yang ada dalam
kitab Allah. Kemudian nabi Yahya dibunuh, kepala beliau dipenggal. Begitu juga dengan Zakaria dibunuh ketika itu juga. Kedua nabi
 tersebut telah mati syahid. Begitu sombong bangsa Yahudi sehingga hati mereka menjadi tertutup dalam menerima kebenaran.
 Hanya siksa Allah yang sesuai untuk mereka yang ingkar.


NABI YAHYA AS
Diutus kepada bangsa Yahudi, agar mereka menyembah Allah SWT, berlaku jujur, adil dengan memegang petunjuk yang ada
dalam kitab Allah. Kemudian nabi Yahya dibunuh, kepala beliau dipenggal. Begitu juga dengan Zakaria dibunuh ketika itu juga.
 Kedua nabi tersebut telah mati syahid. Begitu sombong bangsa Yahudi sehingga hati mereka menjadi tertutup dalam menerima
 kebenaran. Hanya siksa Allah yang sesuai untuk mereka yang ingkar.


NABI ISA AS
Adalah insan yang lahir dari tubuh Maryam tanpa ayah, kemudian diangkat martabatnya menjadi nabi dan Rasul. Sedangkan
Hawa lahir dari tubuh Adam tanpa ibu di dalam syuga. Kemudian ditakdirkan oleh Allah SWT menjadi ibu dari seluruh umat
manusia. Maka agar tidak keliru dalam beriman atau beriktikad,
Firman Allah SWT maksudnya: "Sesungguhnya perbandingan kejadian Nabi Isa di sisi Allah adalah sama seperti kejadian
Nabi Adam, Allah telah menciptakan Adam dari tanah, lalu berfirman kepadanya: 'Jadilah engkau! maka jadilah ia'" . (Ali Imran: 59)
Nabi Isa as. diutus oleh Allah kepada kaumnya sendiri yaitu Bani Israel di daerah Palastin agar tetap taat kepada Allah SWT.
 Belaiu diberi kitab Injil yang melengkapi kitab Taurat dan Zabur. Segala firman Allah yang diwahyukan kepada beliau ditulis
 oleh pengikut-pengikutnya dengan tulisan Ibrani (Hebrew bahasa Ibrani Yahudi).
Dapatkah kita menemukan kembali kitab Injil peninggalan Nabi Isa as. itu? Untuk meyakinkan diri kita mari kita perhatikan
ayat-ayat Allah dibawah ini:
Firman Allah SWT maksudnya: "Ia menjawab:" Sesungguhnya aku ini hamba Allah; Ia telah memberikan kepadaku Alkitab
dan ia telah membuat daku seorang Nabi ". (Maryam: 30)
Firman Allah SWT maksudnya: "Dan sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia, inilah jalan
 yang benar atau lurus" . (Maryam: 36)
Ayat-ayat diatas membuktikan dengan jelas bahwa Isa as. Hanyalah seorang nabi dan Rasul bukanlah sebagai anak Tuhan
 seperti yang didakwakan beberapa pengikutnya. Alkitab yang asli dengan tegas dan jelas menyuruh para pengikutnya agar
menyembah Allah semata tidak menyekutukannya dengan yang lain. Namun kebanyakan pengikut nabi Isa telah merubah
Alkitab yang asli itu menurut selera mereka sendiri, maka lahirlah ratusan Alkitab bahkan ribuan jumlahnya. Karena terlalu
 keras tantangan kaumnya terhadap ajaran tauhid, bahkan ia diancam akan dibunuh, maka nabi Isa dibawa hijrah oleh
 ibunya ke negeri Mesir selama 12 tahun. Kemudian pindah lagi ke negeri Nazarth daerah Palastin. di negeri ini ia mulai ada
 pengikut yang mengizinkan ajarannya yaitu mengesakan Allah SWT. Di antara orang-orang Yahudi tersiar berita nabi Isa
yang memiliki ibu tanpa bapa itu sudah ditangkap oleh Yudas Iskariot, lalu diserahkan kepada penguasa Romawi, kemudian
 disalib di bukit Golgota. Ada pula yang mengatakan bukan Yesus yang ditangkap tetapi Yudas karena dia berkhianat.
Sebagian orang meyakinkan diri berkata bahwa bukan Nabi Isa, bukan Yudas tetapi orang lain yang serupa dengan
benar dengan beliau.
Nabi Isa sendiri selamat dari bencana malapetaka dunia. Sesungguhnyaa Allah telah mengangkatnya ke atas langit.
Memang banyak sekali pendapat manusia bahkan antara satu dengan yang lainnya bertentangan. Maka sebaiknya
beriman sesuai dengan ketentuan didalam Al Quran. Firman Allah maksudnya: "Sesungguhnya, kafirlah orang-orang
yang berkata; bahwasanya Allah adalah Al Masih putra Maryam. Padahal Al Masih sendiri berkata: "Wahai Bani Israil,
sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhan kamu, barang siapa yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain,
maka sesungguhnya Allah haramkan kepadanya surga dan tempat kembalinya adalah neraka, dan tak ada seorang
penolong pun untuk orang-orang yang lalim.
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang berkata: Bahwasanya Allah salah satu dari tiga tuhan. Padahal tidak Tuhan
 yang berhak disembah kecuali Tuhan Yang Maha Esa. Dan jika tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu,
sudah tentu orang- orang yang kafir dari antara mereka akan ditimpa siksa yang pedih ". (Al Maidah :72-73)

NABI MUHAMMAD SAW
Dilahirkan pada tahun 571 Masehi melalui pernikahan Aminah dengan Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim. Beliau adalah
keturunan Nabi Ismail as. bin Ibrahim. Nabi Muhammad SAW adalah insan termulia melebihi tingkat dan derajat dari seluruh
nabi-nabi dan umat manusia, bahkan seluruh makhluk-makhluk Allah SWT. Sebab itu Rasulullah (Nabi Muhammad SAW)
 bergelar "Rahmatan Lil Alamin". artinya "Rahmat bagi seluruh alam".
Rasulullah diberi kitab Al Quran, diutus oleh Allah untuk seluruh bangsa di dunia ini. Seperti nabi-nabiá atau rasul-rasul Allah
 sebelumnya beliau pun mengajar dan menyerukan manusia untuk menyembah Allah. Nabi Muhammad SAW adalah
 penutup dari sekalian nabi dan rasul, jadi agama Allah yang diwahyukan sejak nabi Adam secara bertahap-tahap lagi
 teratur dilengkapi dan disempurnakan Allah pada kenabian Muhammad SAW. Sebab itu tidak akan ada lagi nabi dan
wahyu sesudah beliau. Bahkan dalam kitab-kitab yang sebelumnya menyatakan tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW
sebagai rasul yang terakhir. Dalam hal ini Nabi Isa as. sendiri menjelaskan kepada kaumnya tentang akan munculnya
 seorang nabi terakhir sesudahnya. Di dalam Al Quran dijelaskan ungkapan Nabi Isa as tersebut sebagai berikut.
Firman Allah SWT maksudnya: "Dan (ingatlah juga peristiwa) ketika Nabi Isa putra Maryam berkata:
Wahai Bani Israil sesungguhnya aku ini utusan Allah kepadamu, mengkonfirmasi kebenaran Kitab yang
diturunkan sebelumku, yaitu Kitab taurat dan memberikan kabar gembira dengan kedatangan seorang Rasu
l yang akan datang kemudian dari padaku bernama Ahmad. Maka tatkala ia datang kepada mereka membawa
 keterangan-keterangan, mereka berkata: ini adalah sihir yang nyata " . (As Saaf: 6)
Firman Allah SWT lagi maksudnya: "Bukanlah Muhammad itu (dengan alasan ada anak angkatnya) menjadi tua
 yang sebenarnya untuk seseorang dari orang pria kamu, tetapi ia adalah Rasul Allah dan kesudahan segala Nabi-nabi.
 Dan (ingatlah ) Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu ". (Al Ahzab: 40)
Artinya syariat Muhammad SAW adalah penyudah atau pelengkap atau 'Full Release Version' dalam menyempurnakan
 segala syariat nabi-nabi terdahulu dan sesuai menurut kebutuhan dan kondisi atau suasana manusia yang hidup di akhir
 zaman hingga hari Kiamat (D'day). Berdasarkan keterangan ini jelas menunjukan agama para rasul terdahulu adalah
Islam karena mereka menyeru manusia ke arah ketundukkan dan kepatuhan kepada segala yang diperintahkan oleh
 Allah SWT, sebagaimana juga nabi Muhammad SAW diperintahkan menyeru manusia ke arah
ketundukan dan kepatuhan kepada segala yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Nabi yang mendapat julukan Ulul Azmi atau nabi/rasul yang memiliki ketabahan yang luar biasa dalam menjalankan kenabiannya :
1. Nuh AS.
2. Ibrahim AS.
3. Musa AS.
4. Isa AS.
5. Muhammad SAW.

sumber: wikepedia



comments | | Read More...

TESIS PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT LINGKUNGAN PERDESAAN

Penulis : MJH 08 on Friday, November 11, 2011 | 9:49 PM

Friday, November 11, 2011



MAKALAH
TESIS PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT LINGKUNGAN PERDESAAN




Di susun oleh:
Endri daryanto
Universitas Megaw Pak
Tulang Bawang
2011


Kata Pengantar

Puji syukur marilah kita panjatkan atas kehadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan kekuatan dan rahmatNya kepada kita sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah kami yang berjudul Tesis prilaku masyarakat terkait lingkungan Perdesaan  yang telah kami kerjakan. Kami berharap kepada dosen pembimbing bisa menerima makalah yang kami buat.
Kami ucapkan terima kasih kepada orang tua wali kami yang telah mendukung dalam penyelesaian  makalah ini. Kami juga ucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan materi sebagai proses pembelajaran dalam mata kuliah Agama islam
Makalah yang kami buat ini jauh dari kata sempurna, sehingga kami menerima kritik dan saran yang bersifat membangun untuk proses menuju sempurna pada penugasan makalah berikutnya.
Menggala, 1 November 2011
BAB I
PENDAHULUAN


1.1. Latar belakang

Sejak dicanangkan menjelang akhir 1980an, pembangunan berkelanjutan muncul sebagai konsep penting. Banyak negara mengadopsinya untuk memandu proses pembangunan, terutama yang menyangkut pemanfaatan sumberdaya alam. Paradigma dasar dari pembangunan berkelanjutan adalah tidak hanya pembangunan yang berorientasikan kepada produksi semata, tetapi membangun sebuah kawasan secara keseluruhan yang meliputi juga aspek sosial dan lingkungan. Paradigma pembangunan berkelanjutan sesungguhnya merupakan perpaduan dari kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup. Dalam konsep pembangunan berkelanjutan, pencapaian tujuan-tujuan ekonomi harus selaras dengan tujuan sosial maupun kepentingan lingkungan. Selain itu, kepentingan antar kelompok masyarakat dan antar generasi mendapat perhatian besar (Bruntdland, 1988).
Kelestarian lingkungan merupakan pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan. Pelestarian lingkungan dimaksudkan untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan (Wiyono, 2007). Terdapat beberapa cara pandang yang menjelaskan hubungan antara manusia dan lingkungannya. Cara pandang tersebut sangat mempengaruhi tindakan seseorang terhadap lingkungan. Menurut cara pandang lingkungan, manusia adalah subordinat dan seluas-luasnya diatur oleh lingkungan. Cara pandang teologi, menekankan bahwa manusia adalah superior terhadap lingkungan dan manusia mempunyai hak untuk mengatur semua aspek lingkungan. Kedua cara pandang ini adalah cara pandang yang ekstrem sehingga seolah-olah manusia dan lingkungan (alam sekitar) diposisikan sebagai pihak yang bertentangan. Jalan tengah dari dari dua posisi tersebut adalah dari cara pandang ekologi yang mempercayai bahwa manusia adalah bagian yang integral dari alam, adalah hubungan manusia dan lingkungannya seharusnya merupakan hubungan yang simbiotik dan tidak mengeksploitasi. (Muchlis, 2006),
Dalam cara pandang ekologi, manusia bertanggung jawab untuk mengatur alam sekitar dengan seadil-adilnya. Bagaimana seseorang mengambil keputusan untuk mengatur lingkungannya akan terpulang kepada cara pandang yang dia anut. Keputusan yang diambil akan menimbulkan dampak balik kepada manusia, oleh itu diperlukan pengetahuan dan kesadaran serta sikap yang memadai tentang lingkungan.
Dalam kaitan ini, pemeliharaan kemampuan lingkungan untuk mendukung penduduk dan kegiatannya adalah suatu keharusan. Dalam konteks Indonesia, Undang-undang Nomor 23 Tahun tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan ruang berupaya untuk mewujudkan keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan (termasuk ruang). Perhatian terhadap perbaikan lingkungan merupakan aspek penting dalam upaya tersebut.
Dalam memenuhi kebutuhan dasarnya, manusia berupaya untuk memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungannya. Kegiatan tersebut secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh pada kualitas lingkungan. Kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi terbentur dengan keterbatasan kemampuan lingkungan untuk menyediakannya. Hubungan yang tidak seimbang ini menyebabkan perubahan lingkungan yang pada akhirnya akan berdampak balik pada manusia itu sendiri.
Perbaikan lingkungan merupakan hal yang esensial dalam mengelola perubahan lingkungan, namun pada umumnya masyarakat banyak yang kesulitan untuk memahaminya. Pemahaman masyarakat terhadap lingkungan dibentuk oleh aneka ragam situasi kemasyarakatan. Masyarakat perkotaan memandang lingkungan sebagai pendukung aktifitas, sedangkan masyarakat perdesaan memandang lingkungan sebagai penyedia utama kebutuhan dasar mereka seperti kebutuhan pangan. Perbedaan pemahaman tersebut menentukan perilaku masyarakat terhadap lingkungannya.
Terlepas dari perbedaan tersebut, pemahaman pentingnya perbaikan lingkungan perlu ditanamkan sehingga masyarakat bersedia untuk melakukan upaya individual maupun kolektif untuk memelihara bahkan meningkatkannya. Pemahaman terhadap pentingnya perbaikan lingkungan dan kesediaan untuk memperbaiki lingkungan merupakan salah satu bentuk perilaku masyarakat. Perilaku masyarakat merupakan resultansi dari berbagai kondisi, baik kondisi internal maupun eksternal dan merupakan refleksi dari pengetahuan, kesadaran dan sikap positif terhadap lingkungan.
Perbaikan lingkungan sangat diperlukan di Bandung Selatan. Kawasan Bandung Selatan memiliki penduduk sekitar 1,5 juta jiwa yang sebagian besar hidup dari industri pengolahan, pertanian dan perdagangan. Pertanian tanaman pangan, perkebunan dan peternakan merupakan kegiatan dominan di wilayah yang penduduknya mayoritas berpendidikan sekolah dasar. Kawasan ini juga memiliki tempat wisata yang cukup atraktif bagi pengunjung dari luar. Kawasan ini terdiri dan gunung dan perbukitan yang menuntut kehati-hatian dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Kombinasi curah hujan dan kemiringan lahan yang tinggi, populasi yang banyak serta budidaya sayuran dan tanaman pangan yang intensif sangat potensial untuk menimbulkan kemerosotan daya dukung lingkungan di kawasan yang menjadi daerah belakang (hinterland) Kota Bandung ini. Kawasan yang merupakan bagian dan Daerah Aliran Sungai Citarum ini juga menjadi konsentrasi industri tekstil yang menjadi beban berat lingkungan karena kebutuhan air yang besar. Tanda-tanda penurunan kualitas lingkungan yang di permukaan muncul sebagai masalah kekurangan air, polusi, erosi dan sedimentasi sudah terjadi di kawasan ini. Penurunan kualitas lingkungan akan menurunkan kualitas hidup masyarakat perdesaan maupun kota-kota kecil (Banjaran, Majalaya, Soreang, Ciwidey dan Ciparay) di kawasan ini.
Perbaikan lingkungan yang tepat mendesak untuk dilakukan di Bandung Selatan. Dalam kaitan ini, masyarakat memerlukan kerangka tindak perbaikan yang sesuai. Kerangka semacam ini belum dimiliki oleh masyarakat di kawasan ini. Mengingat kompleksitas permasalahan yang menyangkut lingkungan sehingga perumusan kerangka tindak memerlukan kajian cermat. Salah satu bentuk kajian sebagai langkah awal dalam penyusunan kerangka tindak perbaikan lingkungan di Bandung Selatan ini adalah kajian mengenai perilaku masyarakat itu sendiri. Kajian mengenai perilaku masyarakat di Bandung Selatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pentingnya perbaikaan lingkungan serta bagaimana mereka melakukan tindakan nyata (practice). Belum adanya kajian mengenai perilaku masyarakat di Bandung Selatan inilah yang menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini.

BAB II
DASAR PELESTARIAN LINGKUNGAN DALAM ISLAM

1.1 ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN
Islam adalah agama pembawa rahmat bagi seluruh alam semesta (Rahmatan lil ‘alamin), memberikan tuntunan agar umat manusia mempunyai tanggung jawab moral melestarikan jagad raya ini : “Bumi ini adalah rumah kita”.

Islam bukan agama teroris, dalam konteks ini khususnya teror terhadap lingkungan hidup ini. Al-Qur'an melarang umat manusia membuat kerusakan di muka bumi. Pesan Rasulullah s.a.w. mengajarkan:
(1) berbuat baik kepada Allah Tuhan Yang Esa (Hablun Minallah);
 (2) berbuat baik kepada sesamanya (Hablun Minannass);
(3) berbuat baik dengan lingkungan bukan hanya flora tetapi juga fauna.
Dasar ketiga hubungan ini adalah mahabbah atau cinta. Dalam salah satu hadist diungkapkan seseorang memberi minum anjing yang kehausan di terik matahari, maka Rasulullah berkata “Allah bersukur atas perbuatan laki-laki tersebut, sehingga Allah mengampuni dosa laki-laki tersebut”. Ya Rasululloh, apakah kita mendapat pahala juga karena perbuatan baik terhadap binatang?  Dengan tegas Nabi membenarkannya.
Dalam suatu kisah diriwayatkan, ada seorang penghuni sorga ditanya perbuatan apa yang dilakukannya ketika di dunia hingga ia bisa menjadi penghuni sorga. Jawabnya menanam sebatan pohon dan merawatnya, hingga besar bisa untuk berteduh orang lain dan musafir, diikhlaskannya buahnya dimakan orang lain atau hewan.

Manusia sebagai khalifah di muka bumi adalah bukan penguasa tetapi pengelola, yakni dengan akal, pengetahuan, dan teknologinya harus dapat mengelola Sumber Daya Alam (SDA) dengan memperhatikan kepentingan masa kini dan masa yang akan datang, bukan sekedar memanfaatkan SDA saja. Pengelolaan bertujuan agar SDA menjadi suistanable (berkelanjutan).

Manusia memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengubah sifat fisika dan kimia planet bumi. Inilah yang menjadi pusat perhatian. Bahkan Allah s.w.t telah memperingatkan dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rum ayat 41 dan Surat Al-Qashash ayat 77 (termasuk ketidaksukaan Allah terhadap orang yang berbuat kerusakan di muka bumi).
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
77.  Dan carilah pada apa yang Telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah Telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
Malaikat sebenarnya telah membuat hipotesis tentang makhluk ciptaan Allah yang cenderung untuk berbuat kerusakan dan menimbulkan pertumpahan darah di muka bumi. Lihat  Surat Al-Baqarah ayat 30:
30.  Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
Semua yang ada di alam semesta dianugrahkan Allah s.w.t untuk manusia. Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 29:
29.  Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan dia Maha mengetahui segala sesuatu.

Di laut pun disediakan Allah untuk manusia. Al-Qur’an Surat Al-Jaatsiyah 12:
12.  Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia -Nya dan Mudah-mudahan kamu bersyukur.


BAB III
PEMBAHASN


1.2 Identifikasi Masalah

Sebagian besar wilayah Bandung Selatan memiliki karakteristik perdesaan.Lingkungan perdesaan di Bandung Selatan ini ternyata memiliki masalah lingkungan yang cukup kompleks, hal ini selain disebabkan oleh faktor alam juga berkaitan erat dengan aktivitas manusia yaitu kegiatan ekonomi masyarakat serta populasi masyarakat yang terus berkembang sehingga menciptakan perubahan lingkungan. Kompleksitas permasalahan yang menyangkut lingkungan ini tentunya memerlukan tindakan individual dan kolektif masyarakat untuk memperbaikinya
Tindakan masyarakat terhadap lingkungan merupakan bagian dari perilaku masyarakat. Perilaku masyarakat Bandung Selatan terhadap lingkungannya dipengaruhi oleh perubahan lingkungan yang terjadi. Masyarakat yang berada di bantaran sungai seperti Sungai Citarum berperilaku berdasarkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi sungai serta dipengaruhi oleh kondisi eksternal sebagai stimulus (rangsangan). Pemahaman yang salah terhadap fungsi sungai lalu didorong oleh keterbatasan fasilitas kesehatan lingkungan akan berdampak pada perilaku masyarakat yang kurang memperhatikan kualitas lingkungan. Begitupun perilaku masyarakat di kawasan lain (seperti kawasan pertanian dan peternakan, kawasan lahan kritis dan kawasan lainnya yang terkait lingkungan) ditentukan juga oleh bagaimana masyarakat merespon kondisi eksternal lingkungan (sebagai stimulus).
Keterkaitan antara masyarakat dengan kondisi eksternal lingkungan akan menciptakan perilaku konstruktif maupun destruktif terhadap lingkungan. Ada beberapa masalah utama lingkungan perdesaan di Bandung Selatan yaitu banjir, erosi, sampah rumah tangga dan limbah peternakan maupun pertanian. Beberapa masalah lingkungan tersebut masih belum bisa diselesaikan oleh masyarakat baik secara individual maupun kolektif. Salah satu penyebabnya adalah perbedaan respons (tanggapan) masyarakat terhadap masalah lingkungan itu sendiri. Perbedaan yang timbul merupakan resultansi dari interaksi antara kondisi internal dengan eksternal. Kondisi internal merupakan latar belakang masyarakat sedangkan kondisi eksternal bisa bersifat institusional maupun non-institusional. Oleh sebab itu, kajian mengenai perilaku masyarakat terkait lingkungan perdesaan perlu dilakukan agar dorongan dan hambatan yang terkait dengan perilaku masyarakat bisa diidentifikasikan. Belum adanya informasi mengenai perilaku terkait lingkungan perdesaan menjadi argumentasi kuat dilakukan studi ini. Informasi tersebut bisa dimanfaatkan dalam proses perbaikan lingkungan perdesaan seperti peningkatan pengetahuan tentang lingkungan dan pengorganisasian masyarakat yang diharapkan mampu mendorong kolektifitas dan koordinasi dalam bertindak Proses perbaikan lingkungan yang efektif akan menciptakan kelestarian lingkungan. Kondisi inilah yang diharapkan muncul sebagai salah satu prasyarat pembangunan perdesaan berkelanjutan.

1.3 Batasan Masalah


Mengingat luasnya permasalahan yang menyangkut lingkungan, kajian ini akan difokuskan pada kawasan perdesaan. Kawasan ini memerlukan pengkajian tersendiri karena rumitnya permasalahan perdesaan seperti tekanan jumlah penduduk, kemiskinan, keterbatasan pengetahuan dan teknologi dan Iain-lain. Kemudian berdasarkan pertimbangan waktu, tenaga, kemampuan peneliti dan supaya penelitian dapat dilakukan secara mendalam, pembahasan dalam studi ini dibatasi pada perilaku masyarakat berdasarkan kajian teori behavioristik yang memandang individu sebagai makhluk reaktif yang memberi respon terhadap stimulus (rangsangan) dari lingkungan eksternal.

1.4 Perumusan Masalah


Dari identifikasi dan batasan masalah tersebut di atas maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Bagaimana perilaku masyarakat dalam merespon stimulus masalah lingkungan perdesaan?
2. Sejauhmana keterkaitan latar belakang masyarakat dengan respon yang terjadi? serta dorongan dan hambatan apa yang muncul?
3. Rekomendasi apa untuk merumuskan tindak kolektif masyarakat untuk memperbaiki lingkungan perdesaan?

1.5 Tujuan dan Sasaran


Tujuan dilakukan studi ini adalah mengidentifikasi bentuk respon pasif dan aktif dari stimulus masalah lingkungan perdesaan yang dipengaruhi oleh kondisi internal individu serta dorongan dan hambatan eksternal, dengan sasaran sebagai berikut:
1. Teridentifikasinya masalah lingkungan perdesaan sebagai stimulus (rangsangan) perilaku masyarakat.
2. Teridentifikasinya respon pasif masyarakat dan keterkaitannya dengan latar belakang masyarakat.
3. Teridentifikasinya respon aktif (tindakan) masyarakat serta dorongan dan hambatan institusional dan non-institusional.
4. Terumuskannya rekomendasi yang dapat menjadi masukan dalam pengorganisasian tindak kolektif masyarakat bagi perbaikan lingkungan perdesaan yang bertanggung jawab.

1.6. Manfaat Penelitian


Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pengelolaan lingkungan di Kawasan Bandung Selatan maupun Kabupaten Bandung pada umumnya. Pembelajaran yang muncul diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat bermanfaat untuk pengembangan konsep akademis di bidang pengelolaan lingkungan.

1.7 Ruang Lingkup Wilayah


Kawasan Bandung Selatan berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Bandung. Kawasan Bandung Selatan ini terdiri atas 18 Kecamatan, tetapi yang akan menjadi ruang lingkup wilayah studi ini adalah Kecamatan Pangalengan Pemilihan Kecamatan Pangalengan ini berdasarkan pertimbangan kondisi lingkungannya yang masih bercirikan perdesaan dan sering mengalami masalah lingkungan perdesaan seperti banjir, erosi dan limbah ternak. Sebagai sampel akan diambil tiga desa yang memiliki kompleksitas masalah lingkungan perdesaan.

1.8 Kerangka Pikir Studi


Wilayah Bandung Selatan merupakan wilayah pertanian potensial yang berada di sebelah selatan Kabupaten Bandung. Wilayah ini memiliki masalah lingkungan perdesaan yang cukup kompleks akibat tekanan jumlah penduduk dan tingginya intensitas kegiatan ekonomi masyarakat. Penurunan kualitas lingkungan ini tentunya memerlukan upaya perbaikan dari masyarakat baik secara individual maupun kolektif. Tindakan yang pernah dilakukan oleh masyarakat selama ini belum mampu menyelesaikan masalah lingkungan perdesaan karena masyarakat belum mampu mengarahkan tindakan mereka ke arah perbaikan lingkungan. Tindakan merupakan bentuk respon yang muncul sebagai akibat adanya stimulus. Dalam konteks lingkungan perdesaan, masalah lingkungan merupakan stimulus bagi masyarakat untuk berperilaku. Bentuk respon yang muncul tersebut bisa bersifat pasif berupa pengetahuan masyarakat tentang lingkungan dan kesediaan untuk bertindak maupun bersifat aktif berupa tindakan. Respon yang muncul merupakan resultansi dari pengaruh kondisi internal dan eksternal masyarakat.

BAB III
KESIMPULAN

KEWAJIBAN UMAT ISLAM DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN
Al-Intifa’ (mengambil manfaat dan mendayagunakan sebaik-baiknya)
Al-I’tibar (mengambil pelajaran, memikirkan, mensyukuri, seraya menggali rahasia-rahasia di balik alam ciptaan Alah).
Al-Islah (memelihara dan menjaga kelestarian alam sesuai dengan maksud Pencipta, yakni untuk kemaslahatan dan kemakmuran manusia, serta tetap terjaganya harmoni kehidupan alam ciptaan Allah s.w.t.

Bagi ummat Islam, pelestarian lingkungan:
Bukan hanya tuntutan ekonomis atau politis.
Bukan hanya karena desakan program pembangunan nasional.
Harus dipahami sebagai perintah agama yang wajib dilaksanakan oleh manusia secara bersama-sama.
Setiap usaha pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup adalah ibadah kepada Allah s.w.t yang dapat memperoleh karunia pahala.
Setiap tindakan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup, pemborosan sumber daya alam, dan kerusakan alam adalah perbuatan yang dimurkai Allah, karena itu tergolong perbuatan maksiat atau munkar yang diancam dengan siksa. Termasuk menerima suap untuk tindakan yang akan menyebabkan kerusakan lingkungan hidup.

Firman Allah dalam Al-Qur’an Surat At-Tin ayat 4 – 6:
 4.  Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya .
5.  Kemudian kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
6.  Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.


PROGRAM PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP:
Selamatkan hutan, tanah, dan air.
Pengendalian jumlah kendaraan bermotor.
Penghentian alih fungsi lahan produktif pertanian.
Pengendalian kerusakan Ozon.
Penghematan sumber daya alam (energi).
Pendaurulangan bahan bekas.
Pencegahan pencemaran lingkungan.
Pengendalian jumlah penduduk.

Pengendalian Kerusakan Ozon:
Akibat pada lingkungan:
Terjadinya perubahan suhu secara global.
Mencairnya gunung es di kutub, kenaikan permukaan laut, tenggelamnya pulau-pulau kecil.
Radiasi ultra violet, peningkatan penderita kanker kulit, peningkatan penderita katarak (dikatakan pemusnahan bumi secara cepat oleh Stephen R. Covey dalam bukunya The 7 Habbits of Highly Effective People).

Pengendalian BPO (Bahan Perusak Ozon):
Peran serta semua pihak (industri, pemerintah, masyarakat).
Program insentif (penghargaan kepada industri yang produknya telah ramah lingkungan).
Program disinsentif (menolak produk yang tidak ramah terhadap lapisan ozon): masyarakat membeli produk Ozone Friendly atau Free CFC.
Pendidikan
Informasi dari wartawan.

BAB IV
DAPTAR REPRENSI

Ditulis oleh Dr. Eko Budi Minarno    
Kamis, 27 Oktober 2011 10:27


comments | | Read More...

Categories

About

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. mjh 08 . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger