Free download

News Update :
Powered by Blogger.
Showing posts with label entertainment. Show all posts
Showing posts with label entertainment. Show all posts

[HOT] Girl Band Princess Plagiat Lagu Korea

Penulis : MJH 08 on Friday, August 24, 2012 | 7:48 PM

Friday, August 24, 2012


Lagunya Princess "Jangan Pergi" mirip sama Ost City Hunter 



Pernah denger lagunya Princess yang Jangan Pergi gak Gan?
pasti dong ya, sering banget diputer dimana2..

pernah denger juga gak lagunya Girls Day yang Judulnya Cupid, Ost City Hunter? Buat pecinta drama korea pasti lagu itu dah gak asing lagi..
Spoiler for Jangan Pergi: 
Ini Reff Jangan Pergi nya Princess 


MIRIP


Spoiler for City Hunter "Cupid": 
Ini Reff Cupid Ost City Hunter 




Ane coba banding2in kok kayanya hampir sama ya reff nya, cuma tempo nya aja yang beda, iya gak sih gan? apa kuping ane yang rada2..hehe  bukan bermaksud menjelekk2an band indo tapi cuman mau ngeshare ajha.. ^^
comments | | Read More...

TERNYATA BOYBAND COBOY JUNIOR ADALAH PENGANUT SATANISME

Penulis : MJH 08 on Thursday, August 16, 2012 | 1:22 AM

Thursday, August 16, 2012


TERNYATA BOYBAND COBOY JUNIOR ADALAH PENGANUT SATANISME


Selamat sore para pembaca...

di sini saya hanya memberikan fakta..!!!, bukan bermaksud untuk mencemarkan nama baik, atau menjatuhkan popularitas boyband yang satu ini...

 Ternyata tanpa kita sadari salah satu boyband alay Indonesia yang baru naik daun bernama COBOY JUNIOR adalah Penganut Ajaran SATANISME (klik di sini untuk melihat artikel lainya tentang satanisme) ,di sini saya mempunyai bukti bahwa boyband CJR adalah penganut SATANISME ,banyak gambar2 yang mereka anggep sepele seperti mata satu dan lambang2 stanisme lainya... ...

Silahkan Klik Untuk Memperbesar Gambar..!!!


SILAHKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA..!!!!!
comments | | Read More...

Lagu "Papa Telepon" Sule dan Anaknya adalah Plagiat Lagu Arab

Penulis : MJH 08 on Tuesday, August 14, 2012 | 2:19 AM

Tuesday, August 14, 2012

Lagu "Papa Telepon" Sule dan Anaknya adalah Plagiat Lagu Arab


Sule sudah tidak asing lagi di dalam dunia entertaint, mulai dari melawak akting, bernyanyi pun bisa. Artis yang mempunyai ciri khas memiliki rambut panjang pirang ini belum lama ini merilis lagu terbarunya Sule duet dengan Anaknya yaitu si Rizky Sule yang berjudul "Papa Telepon" pencipta lagu ini bernama CongQ dan  Umar Haddad

Berikut videonya :

Maaf untuk sebelumnya, saya membuat postingan ini bukan bermaksud untuk menjelek-jelekan Sule dan Anaknya. Saya pun penggemar berat Kang Sule. Apakah kalian tau, bahwa lagu inisangat mirip dengan lagu  "babah tilifun"  yang berasal dari Arab. Silahkan di dengarkan dan di pahami, nanti kalian akan mengerti sendiri.


Saya pun sangat bingung dengan lagu "Papa Telepon" versi Sule ataupun Versi Arabnya "Baba Telephone"
Masalah ini soal karya seseorang, coba bayangkan jika anda adalah pencipta ataupun penemu alat yang hebat. Namun karya anda tidak terkenal, lalu ada orang yang mencoba mempopulerkan karya anda, namun atas nama orang tersebut. Jadi Orang tersebutlah yang Terkenal. 

Atau ini adalah strategi ke populeran seorang artis, Agar nanti bisa masuk Infotainment?  Sule ingin melejitkan si Rizky Sule agar terkenal lewat lagu yang sungguh menjiplak ini. Saya mohon dengan sangat, saya bukan bermaksud menjelek-jelekan. Namun saya hanya seorang Remaja yang suka mengkritik, Berikan komentar anda di bawah, Jangan provokator ataupun Sara. 

Note : Setiap orang mempunyai sifat yang berbeda-beda, pendapat anda mungkin bukan pendapat saya
(sumber: Kaskus.co.id dan Galihputrantyo.com )
                  

comments | | Read More...

Ancaman Gempa 8.9 SR Masih Belum Pasti

Penulis : MJH 08 on Wednesday, January 18, 2012 | 12:38 AM

Wednesday, January 18, 2012

Andi Arief: Tinggal Menunggu Waktu

Andi Arief mengatakan, gempa berkekuatan 8,9 SR yang disertai tsunami, yang akan melu­luh­kan­takkan pesisir pantai barat Su­matera, tinggal menunggu waktu. Na­mun pernyataan Andi ini diban­tah Badrul Mustafa Kemal. “Tak benar itu!”

PADANG — Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan Bencana Andi Arief mengatakan,  ancaman gempa berkekuatan 8,9 SR yang disertai  tsunami bisa saja dipre­diksi akan terjadi dan menerjang wilayah pesisir pantai Sumatera Barat.

“Tinggal menunggu waktu saja,” kata Andi Arief saat menjadi narasumber dalam Workshop Peran Jurnalis dalam Penanggulangan Bencana yang digelar Badan Pe­nang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar bekerja sama dengan Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB), di Pangeran Beach Hotel Padang, Sabtu (14/1).

Acara ini diikuti sekitar 100 jurnalis dari media elektronik, cetak, online, yang ada di Sumatera Barat. Namun pernyataan Andi Arief ini dibantah Prof Dr Badrul Mus­tafa Kemal, Ketua Himpunan Geofisika Indonesia-Sumatera Barat. Badrul mengatakan, pernya­taan dari Andi Arief itu tidak be­nar.

“Atas landasan dan penelitian apa Andi Arief bisa menyatakan terjadi gempa dan tsunami di Su­matera Barat ini positif menunggu waktu saja. Itu tidak benar,” bantah Badrul Mustafa Kemal saat dihubungi Haluan, Sabtu malam.

Menurut Andi Arief, gempa yang nantinya menerjang pesisir pantai Sumbar tidak jauh beda dengan kekuatan gempa yang terjadi di Jepang tahun 2011 silam. Pusat gempa di dekat Pulau Siberut Kepulauan Mentawai.

“Potensi gempa berkekuatan besar 8,9 SR harus disampaikan kepada masyarakat. Kita seha­rusnya sadar daerah ini merupakan salah satu ‘supermarket’ bencana dan itu tidak bisa ditutup-tutupi. Masyarakat harus mengetahui itu agar mereka dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap kemungkinan, bukan untuk menakut-nakuti,” katanya.

Potensi gempa dengan kekuatan 8,9 SR tersebut berdasarkan kajian dari data kebencanaan di masa lalu. Seperti gempa bumi dan tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004, merupakan siklus 600 tahunan yang sebelumnya terjadi sekitar abad ke-14 dan 15.

Potensi gempa dengan kekuatan besar di Sumbar, menurut dia, juga berdasarkan sejarah masa lalu yang pernah terjadi, yakni tsunami pada abad 14, 17, dan 18. Data tersebut cukup memperlengkap adanya potensi ke arah bencana.

Menurut dia, kemungkinan terjadinya gempa dengan kekuatan besar setelah ia melakukan pem­bicaraan dengan pihak PMBV, LIPI, BNPB, serta para ahli dan tim perguruan tinggi.

Dari pertemuan yang dila­kukan, katanya, daerah yang patut diwaspadai terjadinya gempa dengan kekuatan besar adalah Siberut, serta Selat Sunda, dimana dua kawasan itu harus menjadi prioritas perhatian baik masya­rakat sekitar maupun pemerintah.

Ia menambahkan, dengan ada­nya potensi terjadinya gempa berkekuatan besar di Sumbar, masyarakat harus kembali meng­gali apa yang ada pada zaman dulu. Karena itu penelitian tentang keberadaan Istana Pagaruyung yang asli masih terus dilakukan untuk mengetahui sejarah yang terputus tentang kebencanaan di Sumbar.

“Jika potensi bencana itu ada dan tidak kita sampaikan, maka yang terjadi nantinya malah akan membuat masyarakat yang menjadi korban semakin banyak, seperti yang terjadi di Aceh tahun 2004. Kita harus belajar dari itu, ada kepentingan untuk menyampaikan potensi bencana agar masyarakat siap menghadapinya,” papar Andi Arief.

Andi Arief menambahkan, dalam sidang kabinet potensi gempa dan tsunami ini telah dibicararakan sebanyak dua kali. Bahkan Presiden SBY sudah mem­be­rikan kuasa kepada para peneliti dan para ahli untuk bekerja semak­simal mungkin untuk berupaya meminimkan resiko bencana gempa dan tsunami di Sumatera Barat.

Dijelaskannya, apabila gempa dan tsunami menggoyang Sumbar saat ini, diprediksikan korban jiwa akan mencapai satu juta orang. “Untuk sekarang, Sumbar belum siap menghadapi gempa dan tsu­nami. Diperkirakan akan jatuh korban mencapai satu juta jiwa karena sarana dan prasarana yang tersedia masih bisa dikatakan di bawah standar mitigasi bencana gempa dan tsunami,” tutur Andi.

Dia membandingkan, bencana gempa dan tsunami di Jepang memang sudah diprediksikan sejak tahun 1994 dan baru terjadi di tahun 2011. Selama 17 tahun Jepang telah melakukan persiapan, tetapi tetap saja terjadi kesalahan secara teknis yang mengakibatkan korban jiwa mencapai 20 ribu orang.

Andi menerangkan, penje­lasan­nya ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat yang ada di Sumatera Barat, tapi hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahuinya dan bisa berpikir secara bersama-sama untuk memi­nimalisir risiko bencana yang akan menimpa Sumbar.

Oleh karena itu, pemerintah pusat menginstruksikan kepada pemerintah daerah, organisasi kebencanaan, NGO, lembaga, dan masyarakat untuk bersama-sama serius dalam menanggapi potensi bencana gempa dan tsunami. “Ini persoalan keselamatan bersama.”

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat yang mempunyai ekonomi kuat untuk membangun shelter-shelter di rumah dan tempat usahanya agar dapat dimanfaatkan juga oleh masyarakat yang lainnya,” imbaunya.

Tak Perlu Dicemaskan

Badrul Mustafa Kemal ketika dimintai komentarnya menjelaskan, jika gempa bisa diprediksi, tetapi tsunami sangat tipis dan rumit karena harus memenuhi empat kriteria yaitu pertama pusat episentrum gempa berada di dasar laut, kedua kekuatan gempa di atas 6,5 SR, ketiga kedalaman gempa 30 km ke bawah, dan keempat terjadi pergesekan secara vertikal. Keempat kriteria ini harus terjadi secara bersamaan.

“Walaupun gempa 8,9 skala richter terjadi di Selat Mentawai, kecil kemungkinan adanya tsunami karena rengkahan dasar laut hanya kecil. Tetapi jika terjadi di balik Mentawai atau di bagian barat Pulau Siberut, potensi tsunami memang besar dan daerah utama yang akan diterjangnya adalah Kepulauan Mentawai, dan baru ke pesisir pantai barat Sumatera,” kata Badrul sekaligus ia memban­tah apa yang dikatakan Andi Arief.

Badrul sangat tidak setuju dengan pendapat Andi Arief yang mengatakan gempa 8,9 SR dan disusul tsunami yang akan me­nerjang Sumatera Barat, karena tanda-tanda potensi gempa yang mengakibatkan tsunami sangat kecil.

“Pernyataan itu hanya akan membuat masyarakat takut dan beropini macam-macam. Kita tidak tahu kapan terjadi gempa dan berapa kekuatannya,” katanya.

“Memang pantai barat Sumatera sering dilanda gempa, tapi untuk terjadinya tsunami sangat kecil, karena pusat gempa selalu berada di Selat Mentawai. Jadi tidak perlu terlalu dice­maskan,” katanya.

Di kutip dari HALUAN

Jadi apakah anda percaya dengan isu-isu yang beredar.........
semua kembali ke tangan anda...
dan tetap WASPADA....

Wassalam.........
comments | | Read More...

Mereka "Richie Rich" Kaya di usia Muda

Penulis : MJH 08 on Friday, December 9, 2011 | 2:20 AM

Friday, December 9, 2011


Dunia digital membuka peluang tak terkira. Salah satunya: menjadi triliuner tanpa perlu menunggu rambut beruban terlebih dahulu. Semenjak masih remaja, sejumlah ABGgeekkini telah menjadi Richie Rich.

Semua orang tahu, salah satu ikon Richie Rich 2.0 adalah Mark Elliot Zuckerberg, pendiri Facebook. Pemuda yang drop out dari Universitas Harvard dan kini berusia sekitar 27 tahun ini, telah menjadi kaya raya ketika usianya baru menginjak usia 20. Hingga Maret 2011, anak dokter gigi ini ditaksir memiliki kekayaan hingga US$13,5 miliar atau setara Rp121,5 triliun—yang menempatkan dia di daftar orang terkaya ke-19 di Amerika Serikat. Majalah Forbes mentahbiskan dia di posisi ke-52 orang terkaya sejagat. Goldman Sach menaksir Facebook tak kurang bernilai US$50 miliar.
Dan Zuckerberg tak sendiri.
***

Robert Nay, pembuat game Bubble Ball
Pecandu mobile game dan pengguna iPhone pastinya tak asing dengan Angry bird. Saking populernya, game ini sempat menduduki posisi nomor 1 aplikasi yang paling banyak diunduh di iTunes App Store. Namun, sejak awal 2011 lalu, tanpa ampun Angry bird didepak oleh Bubble Ball, sebuah game baru ciptaan Robert Nay, seorang ABG berusia 14 tahun. Ini semacam puzzle game di mana pemain diuji kemampuan berpikirnya untuk membuat gelembung balon sampai di tujuan.
Game gratis ini, tercatat sudah diunduh dua juta lebih orang, hanya dua minggu semenjak diluncurkan. Dengan hitungan-hitungan kasar bahwa untuk setiap game yang diunduh, Apple membayar US$0,99–setara Rp9.000– Nay sudah mengantongi pendapatan sebesar US$2 juta atau Rp18 miliar, sekali lagi, hanya dalam dua pekan.
Seperti diberitakan laman ABC, Nay memulai mengenal dunia programming ketika dia pertama kali membuat halaman web saat dia duduk di bangku kelas tiga SD. Melihat bakat luar biasanya, teman-temannya lalu meminta dia membuat game sendiri.
Perjalanan Bubble Ball dimulai dari riset Nay di sebuah perpustakaan lokal. Di situ, dia menemukan program bernama Ansca Monile’s Corona SDK (Software Development’s Kit), yang membantu dia untuk menyederhanakan proses pemrograman game yang dirancangnya itu.
Selama sebulan lebih, Nay yang sekarang menjadi CEO Nay Games, menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk menyelesaikan programnya—total terdiri dari 4.000 baris lebih kode program. Total biaya yang dihabiskannya sekitar US$1.200—berasal dari uang pemberian orangtua Nay, untuk membeli komputer Macintosh dan sejumlah software.
Sukses dengan Bubble Ball, Nay kabarnya sedang mempersiapkan game baru yang lain. Apa game itu, dia masih rapat merahasiakannya.
***

Mark Bao, CEO Avecora
Remaja ajaib lain adalah Mark Bao, saat ini berusia 18 tahun dan masih bersekolah di sebuah SMA di Boston, AS. Dalam usia semuda itu, Bao sudah memiliki 11 unit bisnis digital. Tiga di antaranya sudah berhasil dia jual.
Bao kini menjabat sebagai CEO Avecora, sebuah perusahaan yang dia gambarkan bertujuan untuk “mengubah secara fundamental cara kita berkomunikasi dan memfasilitasi interkoneksi antar semua orang dan perangkat komunikasi.” Jaringan global ini rencananya akan dia luncurkan pada 2013. Selain itu, dia juga memiliki beberapa proyekstartup lain seperti Genevine, Supportbreeze, dan Classleaf.
Tidak hanya itu, berpendirian bahwa “berkontribusi balik kepada masyarakat melalui mekanisme nonprofit adalah sesuatu yang sangat penting untuk saya”, Bao mendirikan organisasi nonprofit, Genevine Foundation dan The Center for Ethical Business.
“Saya bergerak cepat. Saya ambisius. Saya hadir untuk membawa perubahan,” begitu Bao mendeskripsikan dirinya.
Dalam sebuah wawancara dengan juniorbiz.com, Bao mengatakan cita-citanya adalah mengumpulkan kekayaan hingga US$10 miliar atau Rp90 triliun. Dari jumlah itu, 80 persen akan dia sumbangkan kepada organisasi nonprofit di bidang penelitian dan bantuan kemanusian. “Adapun 5 persen lainnya akan digunakan untuk membantu perusahaanstartup untuk tumbuh,” ucap Bao.
Bao—seorang imigran China—mulai menjadi teknopreneur sejak dia duduk di bangku kelas 5 SD. Menggunakan Visual Basic 6.0 dia menulis sebuah aplikasi sederhana untuk mengatur jadwal membuat PR dan membantu dia menulis makalah. Dia lalu mengkopi program itu ke disket dan menjualnya ke teman-teman sekolah.
Startup pertama dia diluncurkan di tahun pertamanya di SMA. Namanya Debateware.com. Ini adalah system manajemen even untuk organisasi debat. Bao dan partner bisnisnya berhasil menjual program ini ke sebuah organisasi debat terbesar di AS.
***

Adam Horwitz, pembuat Mobile Monopoly
Daftar Richie Rich tak bakal komplit tanpa memasukkan nama Adam Horwitz. Seperti ditulis juniorbiz.com, Horwitz memulai petualangan digitalnya ketika dia masih duduk di bangku kelas satu SMA di Pacific Palisades, saat berumur 15 tahun. Ketika itu ia membuat sebuah blog gosip gila-gilaan tentang teman-teman sekolahnya. Para orangtua yang was-was dengan dampaknya, memaksa dia menutup blog ini.
Horwitz lalu membuat Urban Stomp. Ini website yang menampilkan berbagai acara musik dan lokasi pesta di sekitar wilayah tersebut. Urban Stomp pernah berhasil mendatangkan 800 orang di sebuah pesta. Entah kenapa, dia memutuskan untuk menutupnya setelah beroperasi beberapa pekan.
Horwitz kini menjalankan perusahaan yang bertujuan mengajari remaja berumur 15 tahun ke atas untuk mencari uang online. Dia meluncurkan Mobile Monopoly dan Cell Phone Treasure, di mana masing-masing telah menghasilkan US$100 ribu atau sekitar Rp900 juta. Selain itu, dia juga sedang membangun satu platform baru, yang dinamainya Dude I Hate My Job. Ke mana-mana, ABG ini melesat dengan sedan mengkilat Audi A5 2010.
Dalam sebuah wawancana dengan juniorbiz, Horwitz mengatakan pebisnis muda seringkali menemui hambatan berupa stereotip dari masyarakat. “Orang pada awalnya tidak percaya pada saya. Teman-teman saya juga selalu beranggapan kamu tidak bisa berbisnis pada usia dini,” katanya.
Padahal, kata dia, berbisnis mulai usia muda punya banyak keuntungan. Salah satunya adalah tidak harus membayar pajak karena masih tinggal bersama orangtua.
“JIka kamu seorang entrepreneur muda dan sedang berusaha membangun bisnis online raksasa, jangan pernah berpikir kamu tidak bisa mewujudkannya,” Horwitz berpesan. “Dengan Internet, kamu bisa melakukan hamper apa saja.
beritaunik.net
Wassalam...
comments | | Read More...

Panji Sang Penakluk Tewas Dicabik Komodo

Penulis : MJH 08 on Sunday, August 14, 2011 | 2:30 AM

Sunday, August 14, 2011

Panji Sang Penakluk Tewas Dicabik Komodo

Mengenaskan nasib pemuda penjinak ular yang sering tampil di televisi ini, saat melakukan syuting di pulau komodo untuk pengambilan gambar aksinya “menaklukan” kadal raksasa itu tanpa di duga sang komodo yang tampak gusar karena merasa terganggu, mengamuk dan menyerang panji secara membabi buta.
Aksi panji kali ini memang terbilang nekad, dengan gaya khas nya yang rusuh ia sengaja mengganggu hewan berukuran panjang sekitar 2,5 meter itu dengan cara menarik narik ekornya secara kasar. Melihat sang komodo itu tampak enggan melayani aksinya dan mencoba lari ke semak semak, panji makin kasar dan brutal menarik ekornya, hingga pada satu titik hewan peninggalan prasejarah itu benar2 tidak bisa menahan amarahnya, di kejarnya panji hingga beberapa puluh meter, panji yang tidak menyangka respon binatang tsb kalang kabut, lari pontang panting.
Panji sempat melemparkan tasnya ke arah komodo tsb dengan harapan mengalihkan perhatian binatang itu, tapi ternyata binatang tsb benar2 mengincar panji, dengan satu terkaman kuat rontoklah tangan kanan panji di sambar kadal raksasa itu, detik selanjutnya makin parah karena sang komodo benar2 melampiaskan kemarahan dan laparnya, setelah di cabik cabik, tampak isi perut panji di lalap habis… oh Tuhan malang benar nasib pemuda ini. Kameraman yang mengambil gambar tak bisa berbuat apa apa, tapi ia tak ada pilihan lain kecuali terus mengarahkan kamera pada adegan mengerikan itu, jeritan panji yang memilukan minta tolong pun sontak hilang saat kuku tajam komodo tsb menggasak lehernya, crottt… srettt srett.. darah mengalir deras, hidup memang kejam.
Ya kira2 demikianlah berita yang gw baca di detik..com dalam mimpi gw waktu ketiduran di depan tv setelah liat aksi panji & komodo di salah satu tv swasta kemarin. Mungkin karena sebel liat aksinya bener2 nggak bermutu, konyol. Mengganggu hewan liar dengan kasar cuma demi kepentingan syuting, apa sih yg mau di tampilkan? Pamer keberanian lawan hewan buas? Apa manfaat yang kami dapat dari tontonan itu? cuma dongkol yg luar biasa sambil mengumpat “tengil banget nih anak, sok jagoan sama binatang”
Informasi yang doi kasih pun sangat2 lucu dan dangkal : “ya pemirsa, ini lah dia komodo (gak usah dibilang juga udah tau), ia binatang yang sangat buas dan bisa mengibas ngibaskan ekornya (ya mana ada binatang buas mengibas ngibaskan duit cebanan?) aya aya wae. Beda banget sama acara produksi luar seperti steve Irwin (alm) ato rob bredl yang ngasih banyak informasi2 penting seputar hewan yg di eksplore nya.
comments | | Read More...

Categories

About

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. mjh 08 . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger