Free download

News Update :
Powered by Blogger.
Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Showing posts with label pendidikan. Show all posts

Tips unik Mengubah Lawan Menjadi Kawan

Penulis : MJH 08 on Tuesday, August 28, 2012 | 4:29 AM

Tuesday, August 28, 2012


Tips unik Mengubah Lawan Menjadi Kawan

Seberapa pun baik dan menyenangkannya Anda , ada saja satu dua orang yang memusuhi Anda, baik tersamar maupun terang-terangan. Tidak perlu kesal. Selalu ada cara untuk mengubah lawan menjadi kawan.

Berikut tips bagaimana cara licik mengubah lawan menjadi kawan:


1. Cooling Down.
Kalau sama-sama bersitegang, dia memusuhi Anda, kemudian dibalas dengan permusuhan, suhu pasti panas dingin. Tegang. Apalagi jika Anda mengumpulkan seteru untuk memusuhi dia, uhm, dia pasti makin sewot.

Situasi ini jelas tidak kondusif. Jadi, mengapa tidak coba mencairkan suasana dengan bersikap sebaliknya. Kalau ada rekan yang mengompori, tidak perlu ditanggapi, katakan saja bahwa Anda tidak pernah memusuhi dia. Dan Anda tidak pernah punya persoalan dengan dia.

2. Berlagak Pilon
Anda tahu dia memusuhi Anda, tapi bersikaplah seolah-olah tidak tahu. Anggaplan tidak pernah ada persoalan antara Anda dengan dia. Toh, yang menganggap Anda musuh adalah dia, bukan Anda. Jagalah sikap senormal mungkin di depan dia. Kalau setiap bertemu Anda menyapa dia, jangan hentikan kebiasan tersebut. Jika sapaan Anda ditanggapi dengan wajah cemberut, jangan ambil pusing. Toh, lama-lama dia mungkin akan menyadari usaha dia memusuhi Anda sia-sia, karena Anda bersikap tidak peduli.

3. Jangan dibalas
Kejahatan tidak perlu dibalas dengan kejahatan juga. Memang sulit mempraktekkannya tapi pasti bisa dilakukan. Satu contoh gampang adalah dengan memberi perhatian-perhatian kecil. Misal, kalau Anda pergi ke luar kota, jangan lupa membelikan sesuatu untuk dia. Kalau Anda memberikan sesuatu untuk teman-teman dekatnya, berikan juga pada dia. Kebesaran jiwa Anda lambat laun mungkin akan meluluhkan hatinya.

4. Bersikap Rendah Hati
Bersikaplah rendah hati. Kalau atasan memuji Anda di depan rekan-rekan lain, termasuk dia, jangan bersikap arogan. Katakan Anda masih punya banyak kekurangan, dan hasil yang Anda capai tidak lepas dari bantuan rekan-rekan lain, tak terkecuali dia. Biasanya sikap rendah hati akan membuatnya sadar bahwa Anda tidak layak dibenci. Sebaliknya sikap arogan akan membuatnya makin panas dan bersemangat membenci Anda.

5. Bersikap Profesional
Seberapa tidak sukanya Anda pada dia, janganlah menghadapinya secara subyektif. Mungkin Anda tidak ingin bekerjasama dengannya, tapi pekerjaan mengharuskan Anda satu team dengannya. Mau tidak mau, Anda harus bekerjasama dengan dia. Singkirkan sejenak ketidaksukaan Anda, berikan sesuai porsi atau kapasitas Anda. Karena kalau tim itu gagal, Anda juga yang akan terkena dampaknya.

6. Ayo Fokus
Daripada menanggapi permusuhannya, lebih baik focus pada pekerjaan. Abaikan saja perilakunya yang memancing emosi, missal ia gemar mengait-ngaitkan pekerjaan dengan hal lain yang tidak relevan. Pokonya apa pun yang dia lakukan, jangan gampang terpancing. Kalau perlu tanggapi perilakunya dengan bercanda sehingga dia akan merasa aksinya pada Anda tidak mempan.

7. Jangan Memancing
Sekesal apapun Anda pada dirinya jangan terpancing godaan rekan-rekan lain untuk menjelek-jelekan namanya. Karena bisa saja di antara teman-teman Anda itu, ada juga yan sengaja memancing di air keruh dan menambah suhu bertambah panas. Kalau perlu katakana pada mereka bahwa dia tidak seburuk yang mereka duga. Dengan begitu, ia mungkin akan sadar bahwa sikap permusuhannya hanya akan membakar dirinya sendiri.

8. Cry For Help
Anda bisa minta bantuan orang ketiga untuk mencairkan komunikasi antara Anda dengan dia. Mintalah pada dia untuk membantu meluruskan permasalah. Mungkin sikap permusuhan dia dilandasi salah paham atau misunderstanding. Biasanya masukan dari orang ketiga akan dia dengat ketimbang penjelasan dari Anda.

9. Inisiatif Meminta Maaf
Hari Raya Besar seperti Lebaran,Natal, Tahun Baru dan lain-lain merupakan momen yang tepat memperbaiki hubungan dengan dia. Kalau dia tidak menghampiri Anda, tidak perlu gengsi mendatangi mejanya dan mengulurkan tangan meminta maaf lahir dan batik. Agar suasana mencair, boleh juga membawa makanan dan ajak dia mencicipi bersama. Masak sih hatinya tidak juga terbuka melihat ketulusan Anda? Bukankah sekeras-kerasnya hati orang, masih lebih keras batu kali?


10. Silahkan tambah sendiri ^^
comments | | Read More...

Fakta Unik dan Konyol di Upacara Senin Pagi

Penulis : MJH 08 on Monday, August 27, 2012 | 3:24 AM

Monday, August 27, 2012



Fakta Unik dan Konyol di Upacara Senin Pagi

sukague.com

 Agan-agan yang masih sekolah, atopun yang udah lulus sekolah pasti dah pernah ikutan yang namanya "Upacara Senin Pagi". Nah, tujuan upacara lazimnya adalah untuk mengingatkan kita atas jasa-jasa para pahlawan, memegang teguh pancasila, dan mensyukuri kemerdekaan kita.

Tapi terkadang, tujuan upacara sedikit melenceng dari tujuan utamanya bagi para murid dan guru, sebagai contoh akan dijelaskan di bawah ini:




PARA MURID
 

1. Ajang untuk saling bercerita tentang kegiatan yang mereka lakukan pada malam minggu.
Bila murid cowok bercerita tentang "cewek yang mereka ajak pergi malam kemaren", para murid cewek bercerita tentang "apa yang menimpa mereka pada malam minggu kemaren". Mungkin ada beberapa yang masih mendiskusikan tugas-tugas dan pelajaran-pelajaran, tapi karena kurang menarik, ane malas untuk membahasnya. 

2. Tempat untuk berdiskusi nongkrong sepulang sekolah.
Bisa nomat (nonton hemat), nongkrong di alun2 kota, jalan-jalan, ato sekedar jongkok di trotoar. Biasanya mereka mendiskusikan tentang siapa aja yang mau ikut, pake kendaraan apa, motornya cukup ato enggak, dll..

3. Saat yang tepat untuk memamerkan atribut yang mereka pakai.
Karena disaat ini seluruh angkatan bertemu, maka disinilah saat yang tepat untuk memamerkan atribut-atribut mereka, antara lain: Sepatu baru nitip ama kerabat di Singapore, ikat rambut yang lebih mirip umbul-umbul, potongan rambut baru, gelang yang seabrek, jaket baru yang sengaja dipakai walau keringat mengucur. 


PARA GURU
 

1. Tempat meminta dana kepada murid-murid

Seperti: Tambahan dana untuk gedung, fasilitas sekolah, yang entah dananya benar dipakai untuk keperluan tersebut, atau untuk menambah aksesori kendaraan pribadinya, biasanya motor.

2. Untuk bersenda gurau bersama rekan-rekan guru yang lain.

Kadang terlihat dari kejauhan, 3 orang guru atau lebih sedang tertawa-tertawa kecil walau pembina upacara sedang memberikan amanat upacara.

3. Untuk melecehkan murid yang berkelakuan buruk pada minggu kemarin, di depan 3 angkatan.
Tidak ada cara yang lebih baik dari mengisengi orang yang mereka kurang sukai. dengan membuat mereka malu di depan orang banyak.

4. Saat yang tepat untuk razia (rambut dan seragam murid)
Biasanya salah satu guru terlihat mengitari barisan- barisan murid, terkadang membawa penggaris kayu. Disaat itu pula murid2 was-was, dan terlihat beberapa murid mengkamuflasekan rambut gondrongnya dengan melipat rambut mereka ke topi. Biasanya waktu upacara senin pagi merupakan waktu yang sangat tepat. 



HAL-HAL YANG DIHARAPKAN MURID PADA WAKTU UPACARA
 

1. Pembina upacara menyampaikan amanatnya dengan waktu yang sangat lama, sehingga waktu untuk jam pelajaran pertama (yang biasanya kurang disukai murid-murid) terpakai oleh upacara, hal ini juga terkadang mengakibatkan ulangan ditunda (karena waktunya kurang).

2. Pembina upacara menyampaikan amanat hanya sebentar, sehingga upacara cepat selesai. Sisa waktu yang sedikit tersebut biasanya dimanfaatkan para murid untuk membeli jajanan ringan di kantin.

3. Hujan. Upacara bubar, waktu sisa untuk jajan semakin banyak. Waktu ini kadang juga dipakai untuk mengisi LKS (lembar kerja siswa) ataupun "belajar buat ulangan".

4. Bendera Terbalik. Hal ini merupakan "Bonus Hiburan" bagi para murid.  


(BONUS) TOP 10 LAGU-LAGU UPACARA

Dalam beberapa tahun ini chart lagu-lagu nasional kita mudah berubah-ubah. dapat kita lihat Ibu Kita Kartini turun satu peringkat dari tahun sebelumnya, dan yang baru masuk chart yaitu Indonesia Tetap Merdeka, dan Indonesia Raya masih memimpin di peringkat pertama selama 50 tahun terakhir ini.
1. Indonesia Raya
2. Padamu Negeri
3. Maju Tak Gentar
4. Garuda Pancasila
5. Hari Merdeka
6. Dari Sabang Sampai Merauke
7. Halo-halo Bandung8. Berkibarlah Benderaku
9. Indonesia Tetap Merdeka
10. Ibu Kita Kartini
comments | | Read More...

[Moview-Review] Serdadu Kumbang - Sebuah potret pendidikan

Penulis : MJH 08 on Thursday, August 23, 2012 | 4:08 AM

Thursday, August 23, 2012

[Moview-Review] Serdadu Kumbang - Sebuah Sindiran Dan Potret Pendidikan di Indonesia



Setelah hasil UNAS diumumkan, minun berkuda menuju bukit Mantar, menuju pohon harapan. Disitu tergantung begitu banyak botol-botol berisikan kertas yang bertulis cita-cita, bertulis impian.
Minun memanjat hingga tinggi berusaha menggapai botol impiannya, menggapai dan terus menggapai. Akankah Tuhan mengabulkan impiannya?


Di tengah maraknya ketidakjujuran dalam lembaga pendidikan, orang semakin mempertanyakan dan bersama-sama prihatin tentang kualitas pendidikan di negeri ini.

Ruang kelas hanyalah tempat mengajar dan bukan mendidik. Otak-otak siswa dibiarkan menyerap angka, hafalan dan logika tanpa diimbangi dengan keseimbangan moral dan kesejukan hati. Only knowledge but not life skill.

Akibatnya di negeri ini banyak orang pintar tapi tidak cerdas hati. Banyak sudah sederet panjang cacat moral yang hampir setiap hari menjadi headline di media massa. Bosan sekali rasanya..

Ari Sihasale dan Nia Zulkarnain begitu jeli dan peduli melihat fenomena ini, mereka pun konsisten memproduseri dan kadang menyutradarai sendiri film-film yang bernuansakan pendidikan. Yang paling baru adalah film yang bernama “Serdadu Kumbang”

Film ini mengisahkan seorang tokoh sentral bernama Amek (Yudi Miftahudin) , seorang anak SD berbibir sumbing yang punya cita-cita tinggi ingin menjadi penyiar berita. Hobinya adalah mendengarkan berita di TV dan “menyiarkan” nya kembali di jendela dengan frame kayu.

Ayah Amek adalah seorang TKI di Malaysia sedangkan ibunya penjual jajanan di kampung, kakaknya Minun adalah siswi SMP yang sangat cerdas.

Amek pandai sekali berhitung dan berkuda tapi sering bolos sekolah. Ia malas sekolah karena ia selalu dihukum push up dan lari keliling lapangan oleh Pak Alim (Lukman Sardi).

Bersama Amek kita diajak menjelajah 3 ruang, yang pertama cermin pendidikan di Indonesia, Yang Kedua karakter manusia yang majemuk, dan yang ketiga indahnya alam Sumbawa


Cermin pendidikan

  • Hukuman militer yang diterapkan Pak Alim tidak manusiawi, terlambat dihukum push up, sit up hingga ada yang pingsan karena kelelahan,  mendidikkah ini? Yang ada adalah Pak Alim menanamkan sifat kebencian
  • Pendidikan Alternatif : Ditunjukkan oleh Papin dan dan Bu Guru Imbok. Papin mengajarkan nilai-nilai moral dan agama dengan penuh kelembutan, anak-anak yang awalnya dianggap nakal sebenarnya mereka patuh dan taat. Bu Guru Imbok mengajarkan pendidikan untuk semua, baca tulis untuk masayarakat yang masih buta huruf, mengajar melalui cerita sekaligus menyampaikan pesan-pesan moral dari yang dipelajari. Semuanya disampaikan dengan simpatik dan atraktif, walau ruang kelas hanya berada di bawah rumah panggung dengan alat tulis yang seadanya pula
  • Begitu horornya UNAS sehingga para orangtua menghalalkan segala cara termasuk mengorbankan akidah, dan begitu horornya UNAS sehingga nasib seorang anak walau pandai dan berprestasi  bisa juga gagal dalam 3 hari
"Pendidikan macam apa yang kalian cita-citakan itu hah saya tidak bangga kalau cucu saya cerdas di kepala tapi tidak cerdas di dalam hati" (Papin Haji Maesa)

Karakter yang majemuk

  • Ada bang Zakaria (Asrul Dahlan)  ayah Amek, cermin TKI yang pulang kampung, mentereng dengan emas imitasi, bercerita selama berhari-hari tentang kisah di tanah rantau, berubahnya dialek menjadi aksen Melayu.
  • Ada Papin / kakek Haji (Putu Wijaya) yang begitu kharismatik dan bijak. Amek yang punya kecerdasan aritmatik, Bu Guru Imbok (Ririn Ekawati) yang penuh dedikasi dan idealis, Kepala sekolah yang tidak tegas dan sering berbohong, Siti Aisyah (Titi Sjuman) ibu Amek yang gigih menghidupi keluarganya.

Indahnya Alam Sumbawa

  • Sumbawa memang elok dengan savanna, bukit ,pantai, dan lautnya. Masih asri dan alami. Ada 1 scene dimana Amek, Umbe dan Acan memancing di laut diatas perahu sambil beratapkan langit malam yang penuh bintang dan temaram rembulan
  • Kuda menjadi status social tersendiri bagi pemiliknya.
  • Saya pernah menyaksikan sendiri bahwa memang anak-anak banyak yang sudah mahir berkuda, menjadi joki di arena pacuan

Plus

Film ini menjadi air penyejuk di tengah jengahnya film horor dan erotism. Pas release di saat liburan sekolah, pas juga momennya di tengah isu Gadel. Idealis dan cukup konsisten keluar dari alur.
Pesan moral dari film ini
  • ·     jangan menyerah untuk mengejar cita-citamu, teruslah berusaha walau engkau dirundung keterbatasan dan kesedihan
  • ·    Pendidikan yang baik bukanlah sekadar nilai akademis akan tetapi juga nilai moral. Life Skills (keberanian, kesabaran, tidak mudah putus asa, integritas, social skills) yang membuat anak bertahan hidup dengan lebih baik, bijak dan bersahaja.

Minus

·        Kurang fokus. Sedikit melebar kemana-mana
       Adanya scene dengan Ketut memberikan pelajaran tentang hewan laut dan pelepasan penyu ke lautan lepas bersama-sama antara SD Mantar dan sekolah Elite terkesan dipaksakan. Yah memang mereka menjadi sponsor utama tapi ada upaya pencitraan sementara mereka / perusahaan asing terus mengeruk kekayaan di negeri ini dan kadang hingga mencemari lingkungan. The New VOC kata Pak Habibie

Overall merupakan tayangan yang cukup layak tonton. Semoga bisa menginspirasi
Rating versi @astu_MD : 7,2/10

Sindir Sistem Pendidikan

Zakaria, ayah dari seorang  anak yang berprestasi, dengan piala dan piagam penghargaan bertumpuk, marah meledak-ledak di pelataran sekolah SMP anaknya. Menyemprotkan amarahnya tepat di depan muka Pak Opan, sang kepala SMP tersebut. Minun, anak cerdas yang dibangga-banggakannya tak lulus Ujian Nasional (UN), pun semua teman seangkatannya, 100% tidak lulus.
Secuil kisah tersebut adalah adegan yang paling berkesan bagi saya ketika menyaksikan film Serdadu Kumbang. Selain tentu saja, banyak pesan-pesan positif lain yang sangat bermakna. Adegan tersebut memang berisi pesan klasik yang sering diungkapkan oleh para pemerhati pendidikan nasional tentang bobroknya sistem Ujian Nasional. Klasik, tapi memang sangat tepat Ari Sihasale (Ale) mengangkatnya lagi dalam filmnya ini. Perjuangan TIGA TAHUN, hasilnya ditentukan hanya dalam waktu TIGA HARI saja.
Gantungkan cita-cita setinggi langit, jangan cuma sampai di dahan-dahan pohon saja. Amek, Acan, dan Umbe dengan berbagai keterbatasan dan kelebihannya berhasil ditampilkan oleh Ale menjadi contoh yang baik bagi anak-anak bangsa ini untuk tidak pernah berhenti bercita-cita.
Sedikit kritik dari saya yang awam di dunia perfilman, Serdadu Kumbang masih seperti film Indonesia kabanyakan, yang plot dan alur ceritanya terkesan kabur dan tidak jelas. Perpindahan plot terkesan saling loncat. Pun pengenalan tokoh-tokoh dalam film yang terkesan seadanya. Sebagai contoh, tokoh yang diperankan oleh Surya Saputra (saya sampai lupa nama tokoh itu) yang awalanya saya kira memiliki bagian yang kuat dalam film ini, hanya tampil selintas saja tanpa meninggalkan pengaruh pada tema film. Mungkin ini bisa difahami, mengingat PT Newmont Nusa Tenggara (perusahaan tempat sang tokoh bekerja) turut mensponsori film ini.
Namun, pada akhirnya saya pribadi tetap memberikan dua acungan jempol bagi duet kompak Ari Sihasale dan Nia Zulkarnae yang konsisten dan memiliki komitmen yang kuat untuk berkontribusi bagi perbaikan pendidikan nasional. Paling tidak ini dibuktikan dengan karya-karya mereka yang cukup bagus, sebut saja Denias Senandung di atas Awan, Garuda di Dadaku, Liburan Seru (2008), King (2009), dan Tanah Air Beta (2010).
Semoga makin banyak sineas-sineas negeri ini yang menghasilkan karya serupa di tengah serbuan film-film horor yang sama sekali tak mendidik.






















comments | | Read More...

Lebih Susah Sukses Kalau Kita Sekolah

Penulis : MJH 08 on Tuesday, August 21, 2012 | 6:26 AM

Tuesday, August 21, 2012

Lebih Susah Sukses Kalau Kita Sekolah


Ada yang melontarkan pernyataan seperti ini: Sukses memang susah, tapi lebih susah lagi kalau sukses tanpa sekolah.

Kebenaran memang bersifat relatif. Saya tidak berniat melakukan generalisasi. Saya hanya ingin menunjukkan kontra dari argumen di atas.

Bob Sadino, seorang entrepreneur terkemuka Indonesia justru memberikan nasehat seperti ini: kalau mau sukses, saya katakan pada kamu; besok kamu keluar sekolah.

Lawrence Ellison, pengusaha yang langganan jadi 10 orang terkaya di dunia berpesan kepada para mahasiswa: kemasilah barang dan isi benakmu dan keluar (sekolah) sekarang juga.
Robert T. Kiyosaki, seorang pengajar ilmu kekayaan ternama, menulis buku bestseller yang berjudul, “If you want to be rich and happy, don’t go to school.”

Soichiro Honda, pendiri perusahaan yang merajai pasar otomotif dunia pernah berkata dalam satu wawancara, “Sekolah terlalu banyak memberi apa yang saya tidak ingin ketahui, tapi justru sangat sedikit memberikan apa yang sungguh-sungguh saya ingin ketahui.”

John Lennon, musisi legendaris dunia, pernah menulis dalam buku hariannya:
“Disekolah, tidakkah mereka melihat bahwa aku jauh lebih pintar dari murid-murid lainya? Tidakkah mereka melihat bahwa para guru itulah sebenarnya yang bodoh..? Bahwa segala informasi yang mereka miliki dan ajarkan itu sama sekali tidak aku butuhkan. Ini sangat jelas bagiku.”

Bill Gates merasa kalau sekolah/kuliah justru memperlambat kecepatan suksesnya. Maka orang yang pada akhirnya jadi langganan nomor 1 terkaya di dunia ini cepat-cepat keluar dari Harvard University. Demikian pula tokoh terbaru dunia internet, Mark Zuckerberg, punya anggapan kuliahnya hanya akan mengganggu fokusnya terhadap pengembangan facebook. Jadi dia ikuti jejak seniornya dengan DO dari universitas yang sama.

Bagi Pele, pemain bola terbesar sepanjang masa, sekolah cuma mengganggu perjalanan suksesnya. Saat kelas empat SD dia cabut saja dari situ untuk lebih mudah meraih cita-cita, sebagai peraih tiga Piala Dunia (sepanjang masa hanya Pele yang bisa melakukannya. Jauh lebih baik dibanding nggak pernah lolos sekalipun ke PD).

Michael Jackson nggak pernah sekolah. Dan pastinya jika dia sekolah kujamin akan membuatnya lebih susah untuk jadi penyanyi pop terbesar sepanjang masa (bayangin aja kan waktunya buat nyanyi dan menyempurnakan dance dan vokalnya malah dihabiskan buat sekolah). Demikian pula eminem. Sekolah cuma menyusahkannya saja untuk jadi rapper paling terkenal. Dia keluar waktu SMA. Bob Marley, legenda musik reggae nomor satu, malah keluar lebih cepat yaitu sewaktu SMP.

Saya tuliskan di sini: manusia terlalu beragam untuk dipaksakan berada di satu tempat yang sama. Dengan kata lain, aku tidak setuju kalau semua orang wajib buat sekolah. Aku tidak setuju kalau sekolah disamakan dengan pendidikan. Dan akan kuperjuangkan prinsip ini selama aku masih hidup. Walau aku tak tahu apa yang bakal terjadi nanti. Hidup itu berproses.

Beberapa waktu yang lalu aku membaca wacana baru, yaitu sebuah buku berjudul Tinggalkan Sekolah Sebelum Terlambat. James Marcus Bach, penulisnya, memberi nasehat kepada kita, “Pendidikan memang penting, tetapi sekolah tidak.”
comments | | Read More...

13 HURUF ABJAD BAHASA INDONESIA AKAN DIHILANGKAN

Penulis : MJH 08 on Monday, August 20, 2012 | 4:20 AM

Monday, August 20, 2012

13 HURUF ABJAD BAHASA INDONESIA AKAN DIHILANGKAN



LIPI (Lembaga Ilmu Penyederhanaan Indonesia) akan memformulakan aturan baru dlm penggunaan bahasa Indonesia. Salah satunya adalah mengurangi jumlah abjad pada bahasa Indonesia.

Abjad yg digunakan saat ini berjumlah 26. Para pakar Komunikasi merasa Ke-26 abjad tsb masih terlalu banyak, lagipula ada beberapa abjad yang jarang digunakan.

Pertama, huruf X, diganti dengan gabungan huruf K dan S. Kebetulan hampir tidak ada kata dalam bahasa Indonesia asli yang menggunakan huruf ini, kebanyakan merupakan serapan dari bahasa asing.
Misal taxi menjadi taksi, maximal menjadi maksimal.

Selanjutnya, huruf Q diganti dengan KW. Kata2 yg mengunakan huruf ini juga sangat sedikit sekali.

Huruf Z diganti menjadi C. Tdk ada alasan kuat tentang hal ini.

Huruf Y diganti dg I. Hal ini dilakukan sebab bunii huruf tersebut mirip dengan I. Lalu huruf F dan V keduania diganti menjadi P.

Pada lepel ini masih blm terjadi perubahan iang signipikan.
Hurup W kemudian diganti menjadi hurup U.

Berarti sampai saat ini kita sudah mengeliminasi 7 hurup. Hurup iang bisa kita eliminasi lagi adalah R, mengingat baniak orang iang kesulitan meniebutkan hurup tsb. R kita ganti dg L.

Selanjutnia,gabungan hulup KH diganti menjadi H. Iang paling belpengaluh adalah hulup S iang diganti menjadi C. Hulup G juga diganti menjadi K. Dan hulup J juga diganti menjadi C.

Caia laca cudah cukup untuk hulup-hulup konconannia. Cekalank kita kanti hulup pokalnia.
Cuma ada lima hulup pokal,A,I,U,E,O. Kita akan eliminaci dua hulup pokal. Hulup I mencadi dua hulup E iaitu EE.

Cementala hulup U mencadee dua hulup O iaitoo OO. Cadi,campe
cekalank, keeta belhaceel menkulangee hooloop-hooloop keeta. Kalaoo keeta tooleeckan lagee, Hooloop-hooloop eeang telceeca adalah :

A,B,C,D,E,H,K,L,M,N,O,P,T. Haneea ada 12 belac hooloop!!
Looal beeaca bookan? Padahal cebeloomneea keeta
pooneea 26 hooloop. Eenee adalah penemooan eeang cankat penteenk dan cikneepeekan!
Co,ceelahkan keeleemkan tooleecan anda denkan menkkoonakan dooa belac hooloop telceboot
comments | | Read More...

Categories

About

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. mjh 08 . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger